Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buol mulai mematangkan persiapan Training Center (TC) atau pemusatan latihan bagi atlet yang akan memperkuat daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali, Desember mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pelaksanaan TC tingkat kabupaten yang digelar pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus menyosialisasikan konsep pelaksanaan pemusatan latihan kepada seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan mewakili Kabupaten Buol.
Rapat dibuka oleh Wakil Ketua II KONI Buol, Ir. Ishak Sy. Latama, S.T., dan dihadiri Sekretaris Umum KONI Buol, Dwiyati Fahrini, S.Farm., tim monitoring TC atlet Kabupaten Buol, jajaran pengurus KONI lainnya, serta perwakilan pengurus kabupaten dan pelatih dari 21 cabang olahraga peserta Porprov.
Koordinasi ini dinilai penting untuk memastikan persiapan atlet berjalan lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Melalui pertemuan tersebut, KONI bersama para pengurus cabor dan pelatih membahas mekanisme latihan, kesiapan atlet, kebutuhan teknis di lapangan, serta langkah-langkah yang diperlukan agar pelaksanaan TC dapat berjalan efektif.
Hasil rapat menetapkan bahwa pemusatan latihan akan berlangsung pada 19 Oktober hingga 22 November 2026 dengan skema TC mandiri. Melalui pola ini, masing-masing cabang olahraga melaksanakan program latihan sesuai kebutuhan dan karakteristik cabor, dengan tetap mengacu pada koordinasi serta mekanisme yang telah dibahas bersama KONI Buol.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas dukungan berupa uang saku bagi atlet, pelatih, dan asisten pelatih selama pelaksanaan TC. Dukungan ini menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam menunjang proses latihan, sehingga para atlet dapat lebih fokus menjalani persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi tersebut.
Selain membahas skema pelaksanaan dan dukungan bagi peserta, forum koordinasi turut menampung berbagai pertanyaan serta kendala teknis yang disampaikan oleh masing-masing cabor. Sejumlah persoalan tersebut kemudian dibahas bersama untuk mencari solusi yang dapat diterapkan, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi setiap cabang olahraga.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk melakukan pemetaan atlet menjelang pelaksanaan TC. Pemetaan diperlukan agar kesiapan dan potensi atlet dapat teridentifikasi lebih baik, sekaligus membantu pelatih menyusun program latihan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing atlet. Dengan demikian, proses pembinaan tidak hanya berfokus pada intensitas latihan, tetapi juga pada ketepatan program dan kesiapan menghadapi pertandingan.
Melalui koordinasi ini, KONI Buol diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan seluruh cabor dalam mempersiapkan kontingen menuju Porprov X Sulawesi Tengah 2026. Pelaksanaan TC selama lebih dari satu bulan tersebut menjadi tahapan penting untuk meningkatkan kemampuan, menjaga konsistensi latihan, serta mematangkan kesiapan atlet sebelum berlaga di Kabupaten Morowali.
Keberhasilan persiapan menuju Porprov tidak hanya ditentukan oleh program latihan, tetapi juga oleh kedisiplinan atlet, keseriusan pelatih, kesiapan setiap cabor, dan koordinasi yang berjalan baik. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat memanfaatkan masa TC secara maksimal demi membawa nama Kabupaten Buol bersaing dan meraih hasil terbaik pada Porprov X Sulawesi Tengah 2026.***